TOP NEWS

Senin, 04 Februari 2013

Author's Blog

    










Allifah Rahmatillah
TTL : Tasikmalaya ,  8 July 1998
Hobby : Baca Komik, Oprak-aprik CorelDraw
Twitter : @allifaaah





 




















Azzahra Saskia Aini 
TTL : Bandung ,  25 July 2000
Hobby : Baca Buku , Makan , Tidur :D
Twitter : @Azzahraas_








Haula Ajra Kamila
TTL : Tsm , 19 Juni 2000
Hoby : Baca Novel
Twitter : @ajrakala19










20.08 Diposting oleh ascwd User 001 0

Perpustakaan Online

http://www.aionline.edu/images/student-services-online-library.jpgPerpustakaan Online adalah sebuah media perpustakaan yang dikelola secara online untuk berbagi alternatif bahan bacaan bagi mereka yang intens dengan internet, atau sekedar untuk bahan referensi menulis, atau bagi mereka yang berada di luar negeri yang kesulitan memperoleh buku-buku Indonesia, dan bagi siapapun yang membutuhkan bahan bacaan dengan mudah, gratis dan berkualitas.


Perpustakaan digital (Inggris: digital library atau electronic library atau virtual library) adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer. Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro (microform dan microfiche), ataupun kumpulan kaset audio, video, dll. Isi dari perpustakaan digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara lokal, maupun di lokasi yang jauh, namun dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan komputer.
Istilah perpustakaan digital pertama kali diperkenalkan lewat proyek NSF/DARPA/NASA: Digital Libraries Initiative pada tahun 1994. Perpustakaan digital yang paling banyak dikenal saat ini adalah Proyek Gutenberg, ibiblio dan Internet Archive, serta proyek yayasan Wikimedia ini sendiri (termasuk wikisource, wikipedia, Wiktionary, Wikiquote, Wikibooks, Wikinews, Wikispecies, Wikiversity,Commons, Meta-Wiki, MediaWiki, dll).

Arsitektur Perpustakaan Digital
Definisi singkat dari perpustakaan digital adalah bentuk perpustakaan yang keseluruhan koleksinya memakai format digital yang disusun dalam sebuah arsitektur komputerisasi. Arsitektur ini disusun dalam sebuah proyek yaitu proyek perpustakaan digital. Penelitian proyek perpustakaan digital menggunakan WWW (World Wide Web) yang dihubungkan dengan jaringan internet sebagai media penyalur informasi utama. WWW memiliki banyak kelebihan yang didukung berbagai macam protokol komunikasi (HTTP, FTP,Gopher), penggunaan HTML sebagai bahasa standar markup, dan kelebihan pada GUI (Graphical User Interface).

Sejarah
  • Sebelum tahun 1960: Perpustakaan Tradisional
  • Pertengahan tahun 1960-1988 : perkembangan teknologi informasi dan jaringan yang dapat mengolah dokumen menjadi lebih mudah dan efisien dengan menggunakan perangkat lunak pengolah kata. Perpustakaan masih berkembang semi modern dengan menggunakan katalog indeks.
  • Tahun 1990 : berkembang teknologi internet yang mampu mengakses informasi dengan cepat. Katalog mengalami metamorfosis menjadi katalog elektronik yang lebih mudah dan lebih cepat dalam pencarian kembali koleksi yang disimpan di perpustakaan
  • Tahun 1991 : Proyek TULIP (The University Licensing Project), kerjasama beberapa universitas di Amerika dengan perusahaanElsevier Science, meneliti tentang sistem pengumpulan dan penyimpanan data serta teknik pengaksesan perpustakaan digital.
  • September 1995 : Proyek NSF/ARPA/NASA merupakan lanjutan penelitian Proyek TULIP. Istilah perpustakaan digital digunakan untuk pertama kali dalam bidang pendigitalan dokumen dan pembangunan sistem untuk dokumen digital.
19.20 Diposting oleh ascwd User 001 0

Pengertian dan Konsep E-Learning




Istilah e-learning Banyak para ahli yang mendefinisikan e-learning sesuai sudut pandangnya. Karena e-learning kepanjangan dari elektronik learning ada yang menafsirkan e-learning sebagai bentuk pembelajaran yang memanfaatkan teknologi elektronik (radio, televisi, film, komputer, internet). 




Jaya Kumar C. Koran (2002), mendefinisikan e-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan. Ada pula yang menafsirkan e-learning sebagai bentuk pendidikan jarak jauh yang dilakukan melalui media internet. 

Sedangkan Dong (dalam Kamarga, 2002) mendefinisikan e-learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer untuk memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya. Rosenberg (2001) menekankan bahwa e-learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Hal ini senada dengan Cambell (2002), Kamarga (2002) yang intinya menekankan penggunaan internet dalam pendidikan sebagai hakekat e-learning. Bahkan Onno W. Purbo (2002) menjelaskan bahwa istilah “e” atau singkatan dari elektronik dalam e-learning digunakan sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan untuk mendukung usaha-usaha pengajaran lewat teknologi elektronik internet. 

Secara lebih rinci Rosenberg (2001) mengkatagorikan tiga kriteria dasar yang ada dalam e-learning, yaitu: 
 
a. E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. Persyaratan ini sangatlah penting dalam e-learning, sehingga Rosenberg menyebutnya sebagai persyaratan absolut. 

b. E-learning dikirimkan kepada pengguna melalui komputer dengan menggunakan standar teknologi internet. CD ROM, Web TV, Web Cell Phones, pagers, dan alat bantu digital personal lainnya walaupun bias menyiapkan pesan pembelajaran tetapi tidak bisa dikolongkan sebagai elearning. 

c. E-learning terfokus pada pandangan pembelajaran yang paling luas, solusi pembelajaran yang menggungguli paradikma tradisional dalam pelatihan. Uraian di atas menunjukan bahwa sebagai dasar dari e-learning adalah pemanfaatan teknologi internet. Jadi e-learning merupakan bentuk pembelajaran konvensional yang dituangkan dalam format digital melalui teknologi internet. Oleh karena itu e-learning dapat digunakan dalam sistem pendidikan jarak jauh dan juga sistem pendidikan konvensional.

Dalam pendidikan konvensional fungsi e-learning bukan untuk mengganti, melainkan memperkuat model pembelajaran konvensional. Dalam hal ini Cisco (2001) menjelaskan filosofis e-learning sebagai berikut: 

a. E-learning merupakan penyampaian informasi, komunikasi, pendidikan, pelatihan secara on-line. 

b. E-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat memperkaya nilai belajar secara konvensional (model belajar konvensional, kajian terhadap buku teks, CD-ROM, dan pelatihan berbasis komputer) sehingga dapat menjawab tantangan perkembangan globalisasi. 

c. E-learning tidak berarti menggantikan model belajar konvensional di dalam kelas, tetapi memperkuat model belajar tersebut melalui pengayaan content dan pengembangan teknologi pendidikan.

d. Kapasitas siswa amat bervariasi tergantung pada bentuk isi dan cara penyampaiannya. Makin baik keselarasan antar conten dan alat penyampai dengan gaya belajar, maka akan lebih baik kapasitas siswa yang pada gilirannya akan memberi hasil yang lebih baik 

Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa e-learning merupakan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan,bukan hanya meliputi online learning, virtual learning, web-based learning melainkan juga termasuk di dalamnya pembelajaran yang menggunakan teknologi komputer baik secara online maupun offline. 

Terdapat dua model pengembangan e-learning, yakni synchronous e-learning dan asynchronous e-learning. Perbedaan dari dua model tersebut disajikan pada tabel berikut : 

  

                              Perbedaan synchronous e-learning dan asynchronous e-learning

Gambar dibawah menjelaskan beberapa model penyelenggaraan e-learning yang sering digunakan baik untuk pendidikan maupun pelatihan. 


Model Penyelenggaraan e-learning (Rosenberg, M. J. 2001)

Sementara itu, dari sisi materi pembelajaran e-learning yang ada saat ini dapat dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu : 

1. E-learning tutorial, baik berupa teks maupun video. 

Contohnya adalah learningelectric.com yang merupakan e-learning berisi tutorial kemampuan dasar komputer seperti word, excel dan lain-lain. 

2. E-learning latihan (exercise) 

Jenis e-learning ini menampilkan soal-soal latihan suatu materi, untuk kemudian dikerjakan oleh user secara online sehingga user dapat langsung mengetahui tingkat kemampuan terhadap materi tersebut. Contohnya adalah English test net yang berisi latihan-latihan TOEFL. 

3. E-learning simulasi 

Pada jenis ini digunakan simulasi untuk menggambarkan suatu prose atau kejadian. Contohnya adalah falstad.com yang berisi simulasi-simulasi untuk memvisualkan berbagai macam konsep pada bidang matematika, fisika dan teknik. 

4. Game e-learning 

Pada jenis ini game digunaka sebagai media penyimpan materi. Penggunaan game ini dapat sebagai utorial, exercise, simulasi maupun sebagai permainan. 

Sumber :
http://www.depdiknas.go.id/Jurnal/42/ sudirman.htm (3 November 2006)


18.52 Diposting oleh ascwd User 001 0

VISI dan MISI SMP Al-Muttaqin


VISI
Unggul Dan Terdepan Dalam Prestasi Berlandaskan Iman Dan Taqwa

Indikator :
1. Terwujudnya pendidikan yang adil dan merata
2. Terwujudnya pendidikan yang bermutu , serta menghasilkan lulusan yang saleh
3. Terwujudnya prestasi akademik dan non akademik
MISI
1. Melaksnakan pendidikan yang adil dan merata
2. Melaksanakan pendidikan yang bermutu, serta menghasilkan lulusan yang saleh
3. Melaksanakan pemebelajaran yang efektif bagi semua siswa.
4. Menumbuhkan semanagat berprestasi warga sekolah dalam berkarya
TUJUAN
1. Meningkatkan pendidikan yang adil dan merata
2. Rata – rata peningkatan nilai UN +0,2
3. Meningkatkan prilaku akhlak mulia bagi semua peserta didik
4. Meningkatkan pembelajaran Billingual
5. Meraih berbagai prestasi baik akademik maupun non akademik
SASARAN
1. Seluruh peserta didik berahklakulkarimah
2. Rata – rata peningkatan nilai UN + 0,2 (8,5)
3. Melaksanakan pembelajaran Billingual pada mata pelajaran MIPA
4. KPMP menjadi juara ditingkat kota Tasikmalaya


SMP Al-Muttaqin Tasikmalaya Sekarang


Now
Mesjid Sirojul Munir Sekarang 2012 Sebelum di renovasi.
18.24 Diposting oleh ascwd User 001 0